| HUKUM MAJELIS DZIKIR DAN DZIKIR BERSAMA (Dzikir Bersama). |
Anda alergi dengan orang yang dzikir bersama dan berpakaian putih? Atau alergi dengan Majlis Djikir..??, kenapa?, pakaian putih yakni sunnah nabi saw, pakaian putih yakni pakaian yang paling disenangi rasul saw, Kenapa HArus Alegi dengan Majlis Djikir Apakah anda sudah tidak tau Makna QS al kahfi ayat 28 ibarat yang akan di sebut di bawah ini , dan kenapa anda alergi dengan yang tersebut di atas padahal itu adalah
sunnah nabi saw?,
Sabda Rasul saw :
"barangsiapa yang tak suka dengan sunnahku maka ia bukan dari golonganku"
(Shahih Muslim hadits no.1401, shahih Bukhari hadits no,4776).
Allah berfirman :
"DAN SABARKAN DIRIMU UNTUK TETAP BERSAMA ORANG ORANG YG BERDZIKIR DAN BERDOA KEPADA TUHAN MEREKA DI PAGI HARI DAN SORE SEMATA MATA HANYA MENGINGINKAN RIDHA ALLAH, DAN JANGAN KAU PALINGKAN WAJAHMU DARI MEREKA KARENA MENGHENDAKI KEDUNIAWIAN, DAN JANGAN TAATI ORANG ORANG YG KAMI BUAT MEREKA LUPA DARI MENGINGAT KAMI………….”
(QSAl Kahfi 28).
Berkata Imam Attabari :
“Tenangkan dirimu wahai Muhammad bersama sobat sahabatmu yang duduk berdzikir dan berdoa kepada Allah di pagi hari dan sore hari, mereka dengan bertasbih, tahmid, tahlil, doa doa dan amal amal shalih dengan shalat wajib dan lainnya, yang mereka itu hanya menginginkan ridho Allah swt bukan menginginkan keduniawian”
(Tafsir Imam Attabari Juz 15 hal 234).
Tentunya ucapan diatas menyangkal pendapat yang menyampaikan bahwa yang dimaksud ayat itu yakni orang yang shalat, alasannya yakni tidak mungkin pula Allah menyampaikan pada nabi saw untuk sabar duduk dengan orang yang shalat berjamaah, alasannya yakni shalat yakni fardhu, namun perintah “duduk bersabar” disini tentunya yakni dalam hal hal yang mungkin dianggap remeh oleh sebagian orang.
Dari Abdurrahman bin sahl ra, bahwa ayat ini turun sedang Nabi saw sedang di salah satu rumahnya, maka dia saw keluar dan menemukan sebuah kelompok yang sedang berdzikir kepada Allah swt dari kaum dhuafa, maka dia saw duduk bersama berkata seraya berkata :
Alhamdulillah… yang telah mengakibatkan pada ummatku yang saya diperintahkan untuk bersabar dan duduk bersama mereka”
riwayat Imam Tabrani dan periwayatnya shahih
(Majmu’ zawaid Juz 7 hal 21).
Sabda Rasulullah saw :
“Akan tahu nanti dihari simpulan zaman siapakah ahlulkaram (orang orang mulia)”, maka para sobat bertanya : siapakah mereka wahai rasulullah?,
Rasul saw menjawab : :”majelis majelis dzikir di masjid masjid”
(Shahih Ibn Hibban hadits no.816).
Sabda Rasulullah saw :
“Sungguh Allah mempunyai malaikat yang beredar dimuka bumi mengikuti dan menghadiri majelis majelis dzikir, bila mereka menemukannya maka mereka berkumpul dan berdesakan sampai memenuhi antara hadirin sampai langit dunia, bila majelis selesai maka para malaikat itu berpencar dan kembali ke langit, dan Allah bertanya pada mereka dan Allah Maha Tahu : “darimana kalian?” mereka menjawab : kami tiba dari hamba hamba Mu, mereka berdoa padamu, bertasbih padaMu, bertahlil padaMu, bertahmid pada Mu, bertakbir pada Mu, dan meminta kepada Mu, Maka Allah bertanya : “Apa yang mereka minta?”, Malaikat berkata : mereka meminta sorga, Allah berkata : apakah mereka telah melihat sorgaku?, Malaikat menjawab : tidak, Allah berkata : “Bagaimana bila mereka melihatnya”. Malaikat berkata : mereka meminta pertolongan Mu, Allah berkata : “mereka meminta pertolongan dari apa?”, Malaikat berkata : “dari Api neraka”, Allah berkata : “apakah mereka telah melihat nerakaku?”, Malaikat menjawab tidak, Allah berkata : Bagaimana jika mereka melihat neraka Ku. Malaikat berkata : mereka beristighfar pada Mu, Allah berkata : “sudah kuampuni mereka, sudah kuberi undangan mereka, dan sudah kulindungi mereka dari apa apa yang mereka minta pertolongan darinya, malaikat berkata : “wahai Allah, diantara mereka ada si fulan hamba pendosa, ia hanya lewat kemudian ikut duduk bersama mereka, Allah berkata : baginya pengampunanku, dan mereka (ahlu dzikir) yakni kaum yang tidak ada yang dihinakan siapa siapa yang duduk bersama mereka” (shahih Muslim hadits no.2689).
Perhatikan ucapan Allah yang diakhir hadits qudsiy diatas :
Dan mereka (ahlu dzikir) yakni “kaum yang tak dihinakan siapa siapa yang duduk bersama mereka”,
Hadits semakna pada Shahih Bukhari hadits no.6045.
Anda alergi dengan orang dzikir berpakaian putih?, kenapa?, pakaian putih yakni sunnah nabi saw, pakaian putih yakni pakaian yang paling disenangi rasul saw, anda alergi dengan sunnah nabi saw?, sabda Rasul saw :
"barangsiapa yang tak suka dengan sunnahku maka ia bukan dari golonganku"
(Shahih Muslim hadits no.1401, shahih Bukhari hadits no,4776).
Anda alergi dengan Bid'ah hasanah?, anda bertentangan dengan Nabi saw,
beliau bersabda :
"barangsiapa yang menciptakan buat hal gres dalam islam berupa kebaikan maka baginya pahalanya dan pahala orang orang yang mengamalkannya, barangsiapa yang menciptakan buat hal gres dalam islam berupa kejahatan maka baginya dosanya dan dosa orang orang yang mengamalkannya.".
(shahih Muslim hadits no.1017).
Tobatlah alasannya yakni anda bertentangan dengan Alqur'an dan hadits shahih.
No comments:
Post a Comment