KEISTIMEWAAN JARI TELUNJUK DALAM MERUQYAH
#Tajribah
Berawal dari dalil diperbolehkannya bertawassul dengan perbuatan ketaatan kepada Allah, maka ada hal menarik bagi seorang roqy yg kemudian saya tajribah.
Yakni menggunakan jari telunjuk sebagai metode pijatan atau totok yang dikolaborasikan dengan ruqyah seperti biasanya.
Di JRA kita mengenalnya dengan istilah Toyah (Totok-Ruqyah).
Dalam rangka menyambungkan hati kepada Allah bil-qoul (dg membaca ayat2 syifa) dan bil-hal (dg gerakan me-notok) maka khusus pada penggunaan jari telunjuk saya tawassulkan terlebih dahulu. Berikut bacaannya:
"YA ALLAH, DEMI PERINTAH-MU YANG HAQ, DEMI SHOLAT YANG HAQ, DEMI TASYAHHUD YANG HAQ, DEMI GERAKAN JARI TELUNJUK DALAM TASYAHHUD YANG HAQ, MAKA AKU BERTAWASSUL DENGAN JARI TELUNJUK INI UNTUK MEMOHON KESEMBUHAN BAGIKU DAN BAGI SI FULAN INI (nama marqy)"
Kemudian membaca bacaan tasyahhud sampai selesai dengan gerakan jari telunjuk (diacungkan) sebagaimana biasanya dilakukan dalam sholat.
Setelah selesai dari bacaan tasyahhud lalu meniupkan ke jari telunjuk tersebut dan memulai action meruqyah sambil me-notok pada titik-titik yg sudah dipelajari sesuai dengan keluhan si marqy atau pada bagian tubuh yang sakit atau terindikasi sebagai simpul gangguan non medis.
Bisakah dipraktekkan oleh setiap orang, walaupun bukan seorang roqy JRA?
BISA, KARENA ANDA DIPERBOLEHKAN BERTAWASSUL DENGAN AMAL KETAATAN ANDA. JADI... JARI TELUNJUK ANDA ITU ISTIMEWA SELAMA TIDAK SUKA NUNJUK-NUNJUK (MENUDUH, MEMARAHI, MEMFITNAH) KEPADA ORANG LAIN.
Wallahua'lam.
No comments:
Post a Comment